"PAPUA HEALING MINISTRY"
"Komunitas Yang Bertumbuh"

YESUS: CIPTAAN ATAU PENGUASA?

(Sebuah Pemikiran, Usulan dan Analisa Teks Terhadap Wahyu 3: 14)

Berawal dari pembacaan terhadap kitab Wahyu, kemudian berlanjut kepada penyelidikan teks, perhatian saya tiba-tiba terfokus pada Wahyu 3: 14, khususnya frase “permulaan dari ciptaan Allah.” Harus saya akui, saya sempat gelisah, cemas dan terus bertanya-tanya untuk memahami apa yang tertulis (baca: diterjemahkan) dalam wahyu 3:14, khususnya frase “permulaan dari ciptaan Allah”. Kegelisahan, kecemasan dan pertanyaan saya bukan tanpa alasan, sebab bagaimana mungkin Yesus disejajarkan/sama dengan/sebagai ciptaan Allah? “Pasti ada yang kurang tepat dalam penterjemahan,” demikian pikir saya.

Wahyu 3: 14 merupakan rangkaian firman Tuhan yang ditujukan kepada Jemaat di Laodikia. Dikatakan bahwa ini adalah “firman dari Amin, saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah.” Jika memperhatikan frase “firman dari Amin” (Yunani, kb: amen – yaitu Yesus Kristus),[1] memang tak ada masalah dalam hal ini. Tapi, jika kita menyimak frase selanjutnya, “permulaan dari ciptaan Allah” maka timbul pemikiran dan pertanyaan; pertama, Amin (yaitu Yesus) disejajarkan/sama dengan ciptaan, bagaimana mungkin? Yesus ‘kan Tuhan dan sekaligus penguasa, bagaimana mungkin di sejajarkan dengan ciptaan? Kedua, frase “permulaan dari ciptaan Allah” sesungguhnya berasal dari kata apa dalam bahasa Yunani? Dan, mengapa diterjemahkan seperti itu? Ketiga, ada asumsi bahwa Yesus adalah ciptaan (Dia yang awal/permulaan) dari antara ciptaan Allah. Dan, ini seolah menguatkan pandangan saksi Yehova!

Bagaimana menyikapi hal ini?

Apakah mungkin Alkitab salah? Tidak. Alkitab benar. Alkitab adalah firman Allah. Jangan pernah Anda meragukan Alkitab, sebab Alkitab adalah firman Allah. Apa yang tertulis adalah benar dan dapat dibuktikan secara historis. Jika ada hal-hal yang Anda tak dapat pahami, itu lebih kepada terbatasnya pemikiran dan pemahaman kita sebagai manusia.

Tapi, jika menyimak hal ini, tentu jelas sangat fatal, bukan hanya menyangkut penyejajaran Yesus dengan ciptaan, tapi keraguan terhadap keilahian/otoritas Yesus. Bagaimana?

Alkitab baik PL dan PB adalah firman Allah tanpa salah. Jika kita belajar bibliologi khususnya tentang innerancy, maka ketaksalahan Alkitab adalah dalam bahasa asli Ibrani dan Yunani (original authographs)[2]. Peinberg menyatakan bahwa ketaksalahan berarti bahwa bila semua fakta Alkitab dalam tulisan aslinya diketahui dan ditafsirkan dengan semestinya, segala sesuatu akan terbukti benar seluruhnya dan dikokohkan, apakah menyangkut doktrin atau moralitas atau sosial, fisik atau ilmu pengetahuan.[3]

Jika demikian, dalam penterjemahan (yang sekarang kita pakai) bisa kurang tepat atau salah tidak?

Hal ini lah yang kemudian mendorong saya untuk menganalisa teks dan diharapkan lewat tulisan ini dapat memberikan pemahaman yang benar terhadap orang-orang percaya sehubungan masalah yang ada. Sebab, banyak orang percaya yang hanya puas membaca Alkitab, tapi tidak memahami apa yang sedang dibacanya. Anda, tentu tak ingin seperti itu, bukan?

Nah, sebagai orang percaya yang berpegang bahwa Alkitab adalah firman Allah dan tak dapat salah (Injili), bagaimana menyingkapi hal ini? Wahyu pasal 3: 14b, dikatakan “inilah firman dari Amin  saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah.” Kata “permulaan” berasal dari bahasa Yunani arche[4]. Kata ini seharusnya diterjemahkan penguasa (yang awal sebagai penguasa). Jadi terjemahannya, “penguasa dari ciptaan Allah,” dan bukan “permulaan dari ciptaan Allah.”

Saksi Yehova menyatakan bahwa Yesus adalah ciptaan, berangkat dari pemahaman yang dangkal berdasarkan teks ini. Yesus bukan ciptaan. Yesus adalah penguasa. Yesus adalah Tuhan. Dia bukan sekedar nabi, tapi Dia adalah Tuhan dan Juru selamat. Oleh karena itu, percayalah kepada-Nya, dan serahkan hidup Anda bagi-Nya!

Pemikiran Lanjutan: (Silahkan berikan komentar guna revisi, sebab ini baru sebuah pengantar)

  1. Pertanyaan, mengapa diterjemahkan seperti ini? Dan, siapa yang menterjemahkan? Lebih penting lagi, adakah sikap keterbukaan untuk mengkaji ulang dan melakukan perbaikan dalam terjemahan (revisi)? Memang sulit, apalagi penterjemahan Alkitab di Indonesia berbeda dengan di luar negeri (Amerika misalnya). Di Indonesia “dimonopoli” oleh LAI dan hampir tidak ada pembanding. Jika di Amerika, banyak sekali acuan terjemahan yang bisa dijadikan pembanding. Tapi, bagaimana di Indonesia?
  2. Sudah saatnya orang-orang Injili terlebih mereka yang memiliki dasar bahkan ahli dalam pengkajian bahasa asli seyogyanya melakukan penelitian teks agar kebenaran yang disampaikan Allah tidak menjadi kebenaran yang samar.
  3. Kita perlu memberikan apresiasi terhadap mereka yang telah berupaya menterjemahkan Alkitab dalam bahasa yang kita pahami (Bahasa Indonesia) dan bahasa-bahasa lainnya. Tapi disamping itu, harus ada penyelidikan teks secara berkesinambungan. Siapa yang melakukan? Ya…yang ahli lah, saya tra tahu!
  4. Harus kita akui (sehubungan point, a), mereka yang menterjemahkan Alkitab bagaimana background pendidikan theologianya? Dalam arti, apakah mereka percaya dan mengakui Alkitab sebagai firman Allah atau,?
  5. Orang-orang yang ada di instansi-instansi bersifat strategis harusnya banyak orang-orang Injili.

By: Ev. Kornelius Sutriyono, S.Th



[1]Lihat Pdt. B.F. Drewes, M.Th, dkk dalam “Kunci Bahasa Yunani Perjanjian Baru” (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006), 370.

[2]Arnold Tindas, Innerancy: Ketaksalahan Alkitab (Jakarta: HITS, 2005), 19.

[3]Ridderbos dan Piepkorn sebagaimana dikutif oleh Feinberg dalam “The Meaning of Innerancy,” hal. 294.

[4]Lihat e-Sword, From G756; (properly abstract) a commencement, or (concrete) chief (in various applications of order, time, place or rank): – beginning, corner, (at the, the) first (estate), magistrate, power, principality, principle, rule.

Belum Ada Tanggapan to “YESUS: CIPTAAN ATAU PENGUASA?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: