"PAPUA HEALING MINISTRY"
"Komunitas Yang Bertumbuh"

Seri Pemulihan Cinta: Rayap-Rayap Cinta (RRC)

Setiap hubungan pasti pernah hadapi masalah. Masalah seperti “rayap” yang menggerogoti batang pohon, jika nggak segera diatasi dapat merobohkan semua pertahanan yang sekian lama dibangun. Masalah itu dapat melenyapkan perhatian dan menghilangkan kasih yang udah lama dibangun diantara keduanya. Untuk itu, kamu perlu tahu apa aja masalah-masalah dalam hubungan cinta dan gimana nyeleseinnya.

Cemburu

Ketika memutuskan untuk menjalin hubungan dengan lawan jenis, masalah pasti ada. Salah satunya adalah cemburu. Cemburu sebenarnya bisa dipahami sebagai sesuatu yang wajar, yakni bukti perhatian. Namun, cemburu yang berlebihan justru sering menjadi pemicu pertengkaran, perselisihan, dan sebagainya.

Penyimpangan Cinta

Ya, penyimpangan cinta menjadi penyebab terjadinya masalah. Terlebih ketika cinta dijalani tanpa kesungguhan, bisa dipastikan penyimpangan cinta terjadi. Ketika komitmen nggak ada, penyimpangan cinta nggak bisa dihindari. Ada banyak penyimpangan cinta terjadi, dan itu di mulai dari kebohongan-kebohongan kecil. Kebohongan jangan dianggap biasa, sebab lama kelamaan kebohongan itu pasti terbuka. Ingat, nggak ada sesuatu yang kita sembunyikan yang nggak bakal terungkap. Untuk itu, belajarlah jujur meski mungkin itu mengancam hubungan kalian.

Kurang Perhatian Diatara Keduanya

Perhatian memang sangat penting. Dan, menumbuhkan cinta perlu perhatian. Kamu perlu memikirkan bentuk-bentuk perhatian, melakukan dan mempertahankannya. Sahabat, jangan pernah hentikan diri kamu untuk memperhatikan. Aku mau beritahu, lebih baik memperhatikan daripada nuntut diperhatikan. Perhatian menguatkan apa yang rapuh. Perhatian memungkinkan bertahannya penghiburan. Nah, salinglah memperhatikan!

Nggak Memahami Satu Dengan Yang Lain

Memahami, menjadi hal mutlak dalam sebuah hubungan. Makanya, ketika salah satu bahkan ketika masing-masing nggak mampu memahami, hubungan pasti renggang. Kata-kata manis, perhatian, pengorbanan, menjadi sirna berganti seribu macam persoalan. Nah, untuk itu pahamilah kekasih kalian. Jangan berharap kekasihmu memahami kamu, jika kamu nggak memahaminya. Gimana supaya bisa memahami? Kamu bisa memahami kalau kamu tahu dan mengenal siapa sebenarnya kekasihmu. Oleh karena itu, kenali seperti apa kekasihmu.

Sifat Egois

Egois atau mementingkan diri sendiri, bisa melukai pasangan. Sifat egois biasanya lebih senang menyendiri dengan kedamaian pribadi, nggak mau tahu apa masalah yang dihadapi pasangan. Maunya didengar curhatnya, tapi nggak mau mendengar. Maunya dianterin terus, tapi nggak mau anterin. Maunya ditraktir, tapi nggak mau traktir. Gita Gutawa bilang, parasit! Semacam itu, namanya egois!

Kebiasaan

Kebiasaan emang baik, yang nggak baik adalah ketika kebiasaan merampas waktu untuk bersama. Setiap orang memiliki kebiasaan sendiri-sendiri; hoby, kegemaran, keinginan, dan sebagainya. Dan, nggak jarang ketika hoby merampas waktu untuk bersama, dapat dipastikan membuat pertengkaran. Jangan sampai pasanganmu bertanya; “mana yang prioritas?” Jangan sampai pasanganmu berfikir, kamu lebih sayang hoby kamu dari pada pacarnya sendiri. Jangan biarkan kebiasaan merampas waktu bersama, bahkan menggantikan masa-masa indah untuk mengkomunikasikan masa depan.

Jenuh Berpacaran

Hal ini kayaknya sepele, tapi sering kejenuhan jadi pemicu terjadinya masalah. Nah, dalam pacaran bisa juga lho, jenuh. Awalnya jenuh, lama-lama selingkuh! Heee… tapi, aku nggak lho! Kalau ketahuan, bukankah akibatnya berabe? Tengkar lagi, tengkar lagi! Makanya harus kenali pasanganmu, siapa tahu dia mulai nunjukin kejenuhan.

Kurang Inovatif

Ini adalah alasan jenuh. Kurang inovatif dalam kata-kata, tempat untuk bersama atau dalam kegiatan-kegiatan bersama. Lebih tepatnya, kurang kreatif dan basi!

Kebosanan Terhadap Pasangan

Ada perasaan bosan terhadap pasangan. Apalagi, ketika semua nggak bisa dikomunikasikan. Ketika intensitas pertemuan menjadi berkurang, maka jelas akan mempengaruhi kemauan untuk bertemu. Intinya, males ketemu pasangan. Males karena udah nggak ada ketertarikan. Males karena pesona masing-masing udah hilang.

Malas Ketemu

Males! Lagi, lagi males! Ya, kemalasan emang nggak bisa dihindari. Datangnya tiba-tiba, tanpa diundang. Bagi banyak orang mengatasi badmood, sangat susah. Bawaannya ngambek, BT, ingin marah dan ngapa-ngapain males. Kalau nggak paham, bisa jadi pemicu pertengkaran tanpa jalan keluar.

Belum Ada Tanggapan to “Seri Pemulihan Cinta: Rayap-Rayap Cinta (RRC)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: